Kenali Lebih Jauh Tentang HIPERTENSI

By IT Pomosda 01 Agu 2016, 11:44:50 WIBInformasi

Kenali Lebih Jauh Tentang HIPERTENSI

Keterangan Gambar : Sumber gambar: denatureshop.com


Hipertensi merupakan salah satu penyebab kematian dan kesakitan di Indonesia. Hipertensi merupakan suatu kondisi tekanan darah sistolik ≥140 mmHg dan atau tekanan darah diastolik ≥ 90 mmHg pada pemeriksaan yang berulang. Tekanan darah sistolik menjadi pengukuran utama dalam menentukan kondisi hipertensi. Adapun kondisi keparahan hipertensi dibagi menjadi beberapa tingkat, sebagai berikut:

 

Klasifikasi

Sistolik (mmHg)

 

Diastolik (mmHg)

Optimal

< 120

dan

< 80

Normal

120 – 129

Dan / atau

80 – 84

Normal tinggi

130 – 139

Dan / atau

85 – 89 

Hipertensi derajat 1

140 – 159

Dan / atau

90 – 99

Hipertensi derajat 2

160 – 179

Dan / atau

100 – 109

Hipertensi derajat 3

≥ 180

Dan / atau

≥ 110

Hipertensi sistolik terisolasi

≥ 140

Dan

< 90

Sumber: The American Society of Hypertension and International Society of Hypertension 2013

 

Seseorang dikatakan memiliki hipertensi apabila kondisi tensi darah tinggi pada pengecekan berulang, yaitu 2 kali dalam 1 bulan. Diagnosis hipertensi tidak dapat dilakukan hanya pada sekali pengecekan saja. Jika diperoleh tekanan darah ≥140 / ≥ 90 mmHg pada kedua kali pengecekan. Maka seseorang tersebut didiagnosis menderita hipertensi.

Penatalaksanaan Hipertensi Non farmakologis

     Seseorang dengan hipertensi disarankan untuk menjaga pola hidup sehat. Penderita hipertensi derajat 1 tanpa risiko kardiovaskuler/penyakit jantung dapat menerapkan pola hidup sehat selama 4 – 6 bulan. Jika selama itu tidak terdapat penurunan tekanan darah, maka disarankan untuk memulai terapi farmakologis.

            Pola hidup sehat yang disarankan bagi penderita hipertensi, yaitu:

      1. Menurunkan berat badan.

Mengurangi makanan tinggi lemak dan tinggi kalori dan memperbanyak buah dan sayur tinggi serat dapat membantu menurunkan berat badan. Hal ini juga membantu menurunkan hipertensi, menghindari diabetes dan dislipidemia.

      2. Mengurangi konsumsi garam.

Konsumsi garam yang dianjurkan yaitu tidak lebih dari 2 gram/hari dengan mengurangi konsumsi makanan tinggi garam seperti pada makanan cepat saji, makanan kaleng, asinan, dll.  

      3. Olahraga.

Olahraga yang disarankan untuk menurunkan hipertensi yaitu selama 30 – 60 menit/hari, minimal 3 hari/minggu. Jika olahraga rutin tidak sempat dilakukan, maka harus diimbangi aktivitas fisik seperti berjalan kaki, menaiki tangga, bersepeda, dan aktivitas fisik lainnya.

      4. Menghindari konsumsi alkohol.
     

      5. Berhenti merokok.

Merokok dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Sehingga mengurangi  atau berhenti merokok dapat menurunkan hipertensi.

 

Oleh: Nur Khoiriyah, S. Gz

Sumber:

Pedoman tatalaksana Hipertensi pada Penyakit Kardiovaskular oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia. 2015

The American Society of Hypertension and International Society of Hypertension 2013



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

LiveZilla Live Chat Software

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Pengembangan manakah yang ingin anda dahulukan ?
  Maps Data Warga
  Data Warga
  Android

Komentar Terakhir

  • LbvwAwapse

    http://cialisovnsm.com/ low cost cialis <a href=http://cialisovnsm.com/>cialis ...

    View Article
  • Vbsfynutindy

    http://viagraonszb.com/ lowest viagra price <a ...

    View Article
  • Farimfsnulp

    http://cialisoakdm.com/ cialis 50mg <a href=http://cialisoakdm.com/>cialis ...

    View Article
  • Farimfsnulp

    http://cialisoakdm.com/ cialis overdose <a href=http://cialisoakdm.com/>cialis ...

    View Article