Beras Sehat Pecah Kulit (PK)
KEUNGGULAN BERAS COKELAT (PECAH KULIT) DIBANDING BERAS PUTIH

By IT Pomosda 10 Mar 2016, 02:48:41 WIBPertanian

Beras Sehat Pecah Kulit (PK)

Keterangan Gambar : Brown Rice Vs White Rice


Beras merupakan salah satu komoditi utama pertanian di Indonesia. Sebagian besar penduduknya mengonsumsi beras sebagai makanan pokok, selain jagung dan sagu tentunya. Beras menjadi bahan makanan pokok karena mampu memenuhi asupan energi tubuh untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Alasan ini juga yang menjadikan jagung, sagu, dan beberapa umbi-umbian seperti singkong dan kentang dipilih menjadi makanan pokok.

 

Beberapa jenis beras yang sudah kita ketahui antara lain beras putih, beras merah, beras hitam dan beras cokelat. Beras cokelat ini adalah beras putih yang tidak mengalami proses pemolesan. Sedangkan, beras merah dan beras hitam jelas merupakan varietas yang berbeda. Mari kita kaji lebih dalam tentang beras putih dan beras cokelat.  

 

 

 

Terdapat beberapa tahapan pada proses penggilingan gabah menjadi beras. Dapat dilihat pada bagan di bawah ini:

  

Sumber: Astawan M & Leomitro A. 2009

 

Bagan di atas menunjukkan bahwa pada proses penggilingan gabah mengalami pengupasan kulit yang menghasilkan sekam dan beras pecah kulit/whole rice/brown rice. Selanjutnya, beras pecah kulit ini mengalami penyosohan pertama yang menghasilkan dedak. Kemudian, penyosohan kedua menghasilkan bekatul dan jadilah beras sosoh/beras putih yang dikategorikan sebagai refined rice. Menurut Astawan M & Leomitro A (2009), beras putih yang beredar saat ini mengalami tingkat penyosohan 90 - 100%. Semakin tinggi derajat sosoh maka semakin putih beras yang dihasilkan. Namun, kandungan gizinya semakin rendah.

Perbedaan kandungan gizi dari beras pecah kulit dan beras putih dapat dilihat pada Tabel di bawah ini:

 

Tabel Kandungan gizi dalam setiap 100 gram beras

 

Kandungan gizi

Beras cokelat (pecah kulit)

Beras sosoh

Energi

370 kkal

360 kkal

Protein

7.94 g

6.8 g

Lemak

2.92 g

0.7 g

Karbohidrat

77.29 g

78.9 g

Serat pangan

3.5 g

 

Tiamin (Vit. B1)

0.401 mg           (31%)

0.12 mg

Riboflavin (Vit. B2)

0.093 mg         (6%)

0.02 – 0.06 mg

Niasin (Vit. B3)

5.091 mg         (34%)

1.3 – 2.4 mg

Pantotenat (B5)

1.493 mg         (30%)

0.3 – 0.7 mg

Piridoksin (Vit B6)

0.509 mg         (39%)

0.04 – 0.12 mg

Asam folat (Vit. B9)

20 µg               (5%)

3 – 14 µg

Biotin

0.004 – 0.01 mg

0.001 – 0.006 mg

Inositol

100 mg

0.9 – 11 mg

Kolin

95 mg

39 – 88 mg

Sianocobalamin (Vit B12)

0 – 0.4 µg

0 – 0.14 µg

Vitamin E

0.9 – 2.5mg

0 – 0.3 mg

Kalcium

23 mg              (2%)

6.0 mg

Zat Besi

1.47 mg           (12%)

1.0 mg

Magnesium

143 mg            (39%)

 

Mangan

3.743 mg         (187%)

 

Fosfor

333 mg            (48%)

140 mg

Potasium/Kalium

223 mg            (5%)

 

Sodium

7 mg                (0%)

 

Zinc

2.02 mg           (20%)

 

Inddeks Glikemik

55

70

Retinol

0.0 – 0.011 mg

0.0 – 0.04 mg

Sumber : Saunders, dkk. 1992, DKBM 2013

 

                Pada tabel di atas, dapat dilihat bahwa beras cokelat memiliki kandungan gizi energi, protein lemak, vitamin, mineral, dan serat yang lebih tinggi dari beras putih. Selain itu, beras cokelat memiliki nilai GI (Glycemix Index) yang lebih rendah dari beras putih. Sehingga cocok untuk menu diet penderita diabetes mellitus untuk menjaga kestabilan gula darah.

Proses penyosohan beras memang sengaja dilakukan. Hal ini dimaksudkan untuk membuang bagian lembaga yang mengandung asam lemak jenuh yang tinggi. Asam lemak jenuh ini mudah terhidrolisis oleh enzim dan teroksidasi oleh udara. Sehingga, dapat menimbulkan bau tengik dan memperpendek masa simpan beras (Astawan M & Leomitro A. 2009).

                Namun, jika dilihat dari perbedaan kandungan gizi dan manfaat antara keduanya. Beras pecah kulit memiliki nilai lebih jika dibanding dengan beras sosoh/putih yang setiap hari kita konsumsi. Pada proses pengolahan beras pecah kulit sebaiknya dicuci sewajarnya. Tidak perlu dicuci berulang kali karena dapat menghilangkan kandungan vitamin dan zat lain yang terbawa air saat pencucian beras.

Oleh:   Nur Khoiriyah, S. Gz  (Alumni Gizi Masyarakat IPB)

 

Sumber:

Astawan M dan Leomitro A. 2009. Khasiat Whole Grain: Makanan Berserat untuk Hidup Sehat. Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama

DKBM. 2013. Daftar Komposisi Bahan Makanan

 



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

LiveZilla Live Chat Software

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Pengembangan manakah yang ingin anda dahulukan ?
  Maps Data Warga
  Data Warga
  Android

Komentar Terakhir

  • LbvwAwapse

    http://cialisovnsm.com/ low cost cialis <a href=http://cialisovnsm.com/>cialis ...

    View Article
  • Vbsfynutindy

    http://viagraonszb.com/ lowest viagra price <a ...

    View Article
  • Farimfsnulp

    http://cialisoakdm.com/ cialis 50mg <a href=http://cialisoakdm.com/>cialis ...

    View Article
  • Farimfsnulp

    http://cialisoakdm.com/ cialis overdose <a href=http://cialisoakdm.com/>cialis ...

    View Article